Waspada! Virus Zika di Indonesia

Virus zika merupakan virus yang terbilang baru dikenal oleh masyarakat, terutama di Indonesia. Hingga saat ini virus ini sangat menghebohkan dunia dan menjadi permasalahan yang terbilang cukup serius jika tidak segera ditangani. Bahkan sekarang ini virus zika sudah menyebar di negara tetangga Indonesia yaitu Singapura, yang mana negara tersebut sangat berdekatan dengan negara Indonesia. Hal ini dinyatakan oleh Singapura pada Rabu malam (31/08) bahwa ada 33 kasus virus zika yang teredentifikasi di daerahnya. Salah satunya virus zika  ini menyerang ibu hamil. 
Baca juga artikel tentang bakteri penghuni mulut yang begitu mengerikan, perlu anda ketahui.  

Nyamuk pembawa virus zika
Sumber: Google


Nah, bukan tidak mungkin nantinya virus-virus zika tersebut juga akan menular ke Indonesia. Hal inilah yang perlu kita waspadai dan melakukan pencegahan terlebih dahulu sebelum virus-virus zika tersebut menyebar ke daerah kita.

Pemerintah Indonesiapun bergerak dengan cepat setelah mengetahui adanya virus zika tersebut di Singapura. Dengan melakukan pemeriksaan dan mengaktifkan pemindaian suhu tubuh (thermoschanner) di berbagai pelabuhan laut maupun udara, yaitu bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus zika di Indonesia.

Untuk menambah pengetahuan anda tentang kesehatan, silahkan kunjungi www.ziesehat.com. Disana memberikan informasi dan juga tips-tips tentang dunia kesehatan.
Masih banyak orang yang tidak mengenal dengan virus yang satu ini, bagaimana cara penularannya, apa dampak yang ditimbulkan. Apalagi cara mengantisipasinya dan ciri-ciri yang ditimbulkan bila terkena virus zika. Saya yakin masih banyak orang belum mengetahui apa itu virus zika. Maka dari itu, kali ini saya berikan informasi mengenai virus zika. Agar setelah mengetahui virus zika tersebut lebih waspada dan melakukan antisipasi terhadap munculnya virus tersebut.

Apa itu virus zika?


Virus zika
Sumber: Google




Pastinya anda bertanya-tanay bukan, apa itu virus zika? Sejenis virus yang menyebabkan influenza atau? Virus zika ini adalah virus yang hampir mirip dengan demam berdarah dan chikunguya, karena penyebaran virus zika ini melalui nyamuk aedes aegpty dan aedes albopictus. Yang mana nyamuk tersebut juga berperan dalam menyebarkan virus demam berdarah dan chikungunya.
Virus zika ini pertama kali ditemukan pada seekor monyet di hutan zika pada pada tahun 1947. Virus tersebut kembali ditemukan pada nyamuk aedes aygepty pada tahun 1948 dan pada tahun 1954 ditemukan pada manusia di Negeria. Akhirnya virus inipun mulai menyebar pada tahun 2007 di wilayah pasifik selatan dan pada tahun 2015 virus ini sudah tiba di brazil. Lebih parahnya lagi pada tahun 2016 penyebarannya makin meluas hingga ke Singapura berdekatan dengan Indonesia.

Bagaimana cara penularan virus zika ini?

Cara penularan virus zika
Sumber: Google

Ada banyak penularan virus zika ini sehingga seseorang dapat dinyatakan terinfeksi virus ini. Seperti yang telah saya paparkan di atas tadi, bahwa virus zika ini dibawa oleh nyamuk yang bernama aedes aegpty dan aedes albupictus. Nyamuk jenis ini sangat aktif pada siang hari, tetaapi bukan tidak mungkin nyamuk ini juga dapat mengigit pada malam hari. Biasanya nyamuk ini sangat senang tinggal di daerah yang lembab, seperti di tempat penampungan air dan di dalam lemari yang sifatnya lembab.

Mulanya nyamuk jenis ini mengigit penderita virus zika, kemudian nyamuk tersebut kesana-kemari terbang dan menggigit orang lain yang sebelumnya tidak menderita virus zika. Maka virus zika yang ditularkan oleh nyamuk tersebut menempel ke orang tadi dan positif terkena virus zika. Selain dengan cara penularan seperti itu, dapat juga ditularkan melalui ibu dan anak. Yang mana ibu yang sudah terinfeksi virus zika ini melahirkan bayi atau menyusui bayinya tersebut, maka virus yang terdapat dalam tubuh ibu tersebut akan menular ke bayinya itu. Virus zika ini juga dapat menular melalui hubungan seksual yang mana pernah terjadi di kepulauan French Polynesia, hal ini berdasarkan atas laporan CDC (Centers Of Disease Control And Prevention) pada tahun 2013.

Apa saja gejala yang dirasakan jika terkena virus zika ini?

Gejala yang dirasakan jika terkena virus zika
Sumber: Google

Apabila seseorang terkena virus zika ini biasanya ditandai dengan adanya demam yang bisa berlangsung selama satu minggu, nyeri dibagian sendi, mata merah, dan terdapatnya ruam pada kulit. Hal ini mirip dengan gejala-gejala yang ditimbulkan pada orang yang terkena virus chikunguya. Memang gejala-gejala yang terjadi ini terbilang ringan, tetapi tetap harus diwaspadai karena akan menjadi kasus yang berat dan harus ditangani lebih lanjut.

Nah, ketika anda menemukan gejala-gejala yang seperti itu. alangkah baiknya lakukanlah pemeriksaan di puskesmas atau rumah sakit terdekat. Karena mendeteksi lebih dini itu lebih baik dan semakin cepat ditangani maka akan virus tersebut tidak akan berkembang lagi.

Bagaimana cara mendeteksi adanya virus zika ini?
Cara mendeteksi adanya virus zika
Sumber: Google
 Memandang penyebaran virus zika saat menghkawatirkan dan adanya kesamaan ciri-ciri yang dimilki dengan penyakit lain. Hal ini dapat membuat sering kali keliru dalam menafsirkan suatu penyakit. Alangkah baiknya jika sudah mengalami tanda-tanda seperti yang telah disebutkan tadi, sebaiknya kunjungilah tempat kesehatan seperti puskemas atau rumah sakit terdekat.

Untuk mendeteksi adanya virus zika ini dilakukan dengan pemeriksaan materi genetic RNA pada pasein atau dengan kata lain melakukan tes darah untuk mendeteksi asam nukleat virus, mengisolasi virus, dan melakukan uji serologis. Biasanya hal ini diperiksa pada beberapa hari atau satu minggu setelah tanda-tandanya mulai bermunculan. Selain dengan cara tes darah, mendeteksi adanya virus zika ini juga dapat dilakukan melalui tes urine, tetapi butuh waktu satu bulan setelah timbulnya tanda-tanda terifeksi virus zika tersebut. Pemeriksaan virus zika ini juga dapat dilakukan memalui antibody, tetapi cara ini dirasa kurang efektif untuk mengetahuinya.

Apa dampaknya dengan bayi dan ibu hamil?

Dampak yang ditimbulkan dari virus zika
Sumber: Google


Ketika virus zika ini sudah terinfeksi ke tubuh manusia, maka akan menyebabkan berbagai permasalahan terhadap kesehatan tubuh. Lebih bahaya lagi jika virus zika ini menginfeksi ibu yang sedang hamil, maka nantinya akan berakibat kepada kecacatan pada bayi saat lahir nanti. Kecacatan ini bisa dibilang serius yang menyebabkan kepala bayi dengan ukuran yang tidak normal berukuran lebih kecil dari kepala bayi yang normal dan juga memiliki kemungkinan mengalami permasalahan pada masa pertumbuannya tersebut.

Apakah sudah ada obat atau vaksin untuk virus zika ini?
cara menangani virus zika
Sumber: Google

Sampai saat ini obat atau vaksin untuk virus zika ini belum ditemukan menurut laporan CDC (Centers Of Disease Control And Prevention). Karena para peneliti masih melakukan penelitian tentang obat atau vaksin apa saja yang cocok untuk penderita virus zika ini.

Meskipun obat atau vaksin untuk virus ziak ini belum ditemukan, tetapi bagi penderita virus zika ini akan diberikan obat-obatan yang dapat mengurangi gejala-gejala yang ditimbulkan tadi. Seperti diberikannya obat untuk penghilang nyeri, sakit kepala, dan juga penurun panas atau demam.

Penderita virus zika ini juga diharapkan untuk menghindari gigitan nyamuk. Karena jika nyamuk mengigit penderita virus ini, maka nyamuk inipun akan menyebarkannya ke orang lain. Dan bertambahlah penderita virus zika tersebut.

Bagaimana cara mencegah terjadinya virus zika ini?


Cara mencegah terinfeksi virus zika
Sumber: Google
Untuk menghindari terinfeksi virus zika ini, kita harus bisa melakukan pencegahan terhadapa terjadinya gigitan nyamuk pada bagian tubuh kita. Kita tidak dapat mengetahuinya mana nyamuk yang mengandung virus zika atau tidak mengandung virus. Daripada sibuk memperhatikan nyamuk dan memilih-milihnya, lebih baik ikuti cara yang seperti ini untuk mencegah digigit oleh nyamuk pembawa virus zika:

·     Bersihkanlah semua genangan air dan juga selokan yang tergenang dengan air di sekitar  lingkungan rumah kita.
      ·        Kuburlah semua barang-barang yang tidak terpakai dan memiliki potensi tergenang oleh air.
·        Biasakan untuk menguras kolam yang ada di rumah.
·      Sebaiknya gunakanlah kelambu pada saat tidur, Karena kelambu dapat menyegah nyamuk menyerang tubuh kita.
·     Anda juga dapat menggunakan obat nyamuk dan juga dapat mengoleskan lotion untuk mengusir nyamuk.
·      Gunakanlah pakaian-pakaian yang memiliki warna yang cerah atau terang, karena jika       menggunakan warna yang gelap nyamuk sangat menyukainya.
·      Sebaiknya jangan mengunjungi daerah yang terkena virus zika, terutama bagi wanita yang sedang hamil.
Nah, itulah informasi tentang keberadaan virus zika dan juga hal-hal lain yang menyertainya. Semoga dengan adanya informasi ini, anda bisa lebih waspada dan melakukan antisipasi terhadap terjadinya infeksi virus zika ini. Maka dari itu lindungilah anda dan keluarga anda dari ancaman virus zika ini.

Apabila masih ada yang belum dimengerti silahkan saja sobat tanyakan melalui kotak komentar yang tersedia di bawah ini, saya akan berusaha untuk merespon dengan cepat dan tepat. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan berguna bagi kalian semua. Terima kasih telah berkunjung di halaman ini, etss….jangan lupa ya untuk di like, follow, dan komentarnya….ditunggu. Salam sehat….

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Waspada! Virus Zika di Indonesia "

Post a Comment

Pembaca yang Bijak adalah Pembaca yang selalu Meninggalkan Komentarnya Setiap Kali Membaca Artikel. Diharapkan Komentarnya Yah.....